Rabu | 23 Juli 2025 16:51:19 WIB
DAERAH
Paguyuban Jawa Tengah Dukung Pergelaran Duta Seni Kabupaten Pemalang
RAKYATNASIONAL.COM,- Paguyuban Jawa Tengah Dukung Pergelaran Duta Seni Kabupaten Pemalang
Bertempat di Anjungan Jawa Tengah TMII, Pada Minggu 20 Juli 2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pertunjukan seni drama dan tari (sendratari) yang dimainkan tim duta seni dan budaya, hingga mampu memukau pengunjung yang menyaksikan langsung penampilan mereka di Pendopo Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Tak terkecuali Wakil Bupati Pemalang Nurkholes dan Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie serta Pengurus Perkumpulan Perantau Jawa Tengah atau yang dikenal dengan Paguyuban Jawa Tengah, yang dipimpin oleh Ketua Umum , KRT Dr. Drs Leles Sudarmanto Dipuro MM MBA, serta masyarakat Pemalang yang ada di Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Tampil dengan gerakan lembut, anggun penuh ekspresi, diramu dengan gending jawa sebagai musik pengiringnya serta paduan tata cahaya yang apik membuat pertunjukan kian berkualitas dan menarik.
Wakil Bupati Nurkholes mengatakan bahwa kegiatan tersebut luar biasa, serta menyampaikan terima kasih kepada badan penghubung Jawa Tengah yang sudah memfasilitasi Pemkab Pemalang dan memberikan ruang bagi duta seni budaya tampil di Anjungan Jawa Tengah TMII serta Paguyuban Jawa Tengah dan masyarakat perantau asal Pemalang.
“Kita lihat bersama, ini merupakan budaya yang luar biasa. Kita saksikan bersama dengan masyarakat Jakarta dan pengunjung lainnya. Tadi kita juga melihat ada turis mancanegara,” ujarnya.
Menurut Wabup acara itu dapat memotivasi dan menggairahkan pariwisata dan budaya-budaya lokal. Ia berharap ke depan Pemalang bisa mendapatkan kesempatan lagi untuk tampil di tempat itu.
“Ini sesuatu yang menarik karena tadi talent-talent itu berasal dari generasi muda,” ungkap Wabup.
Penampilan tim duta seni dan pameran ekraf di TMII merupakan langkah dan wujud nyata dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang dalam rangka membina serta menggali potensi-potensi generasi muda untuk bisa menguri-uri budaya di Kabupaten Pemalang.
“Kita pastikan nanti kita akan gelar yang lebih spektakuler lagi baik di Anjungan Jateng maupun nanti di pesta-pesta rakyat di Kabupaten Pemalang. Kita akan gairahkan budaya-budaya daerah kita,” pungkas Wabup.
Dengan tampilnya tim duta seni dan budaya dari Kabupaten Pemalang di TMII, harapanya pentas tersebut benar-benar bisa membawa nama Kabupaten Pemalang menjadi besar bahkan bisa mendunia.
Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, KRT Dr Leles Sudarmanto MM, MBA dalam sambutannya mengapresiasi Duta Seni Kabupaten Pemalang yang hari ini tampil di Anjungan Jawa Tengah TMII, dan Paguyuban Jawa Tengah terus mendukung kegiatan Duta Seni seperti ini, dengan selalu menghadirkan warga perantau asal Jawa Tengah, dan hari ini khususnya warga perantau asal Pemalang.
Pergelaran seni budaya ini juga sarana mempromosikan Potensi Daerah, baik sektor PARIWISATA, BUDAYA juga UKM , dan kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat perantauan bisa terus ditingkatkan, dimana produk Pemalang cukup banyak dan salah satunya adalah buah Nanas.
Bagaimana kedepan masyarakat perantau bisa turut memasarkan nanas ke Jakarta dan sekitarnya, kalau perlu masuk Pasar Induk Kramat jati, sehingga harga nanas bisa bagus dan para petaninya Sejahtera, harapnya.
Bertempat di Anjungan Jawa Tengah TMII, Pada Minggu 20 Juli 2025, Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pertunjukan seni drama dan tari (sendratari) yang dimainkan tim duta seni dan budaya, hingga mampu memukau pengunjung yang menyaksikan langsung penampilan mereka di Pendopo Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Tak terkecuali Wakil Bupati Pemalang Nurkholes dan Ketua TP. PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie serta Pengurus Perkumpulan Perantau Jawa Tengah atau yang dikenal dengan Paguyuban Jawa Tengah, yang dipimpin oleh Ketua Umum , KRT Dr. Drs Leles Sudarmanto Dipuro MM MBA, serta masyarakat Pemalang yang ada di Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Tampil dengan gerakan lembut, anggun penuh ekspresi, diramu dengan gending jawa sebagai musik pengiringnya serta paduan tata cahaya yang apik membuat pertunjukan kian berkualitas dan menarik.
Wakil Bupati Nurkholes mengatakan bahwa kegiatan tersebut luar biasa, serta menyampaikan terima kasih kepada badan penghubung Jawa Tengah yang sudah memfasilitasi Pemkab Pemalang dan memberikan ruang bagi duta seni budaya tampil di Anjungan Jawa Tengah TMII serta Paguyuban Jawa Tengah dan masyarakat perantau asal Pemalang.
“Kita lihat bersama, ini merupakan budaya yang luar biasa. Kita saksikan bersama dengan masyarakat Jakarta dan pengunjung lainnya. Tadi kita juga melihat ada turis mancanegara,” ujarnya.
Menurut Wabup acara itu dapat memotivasi dan menggairahkan pariwisata dan budaya-budaya lokal. Ia berharap ke depan Pemalang bisa mendapatkan kesempatan lagi untuk tampil di tempat itu.
“Ini sesuatu yang menarik karena tadi talent-talent itu berasal dari generasi muda,” ungkap Wabup.
Penampilan tim duta seni dan pameran ekraf di TMII merupakan langkah dan wujud nyata dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang dalam rangka membina serta menggali potensi-potensi generasi muda untuk bisa menguri-uri budaya di Kabupaten Pemalang.
“Kita pastikan nanti kita akan gelar yang lebih spektakuler lagi baik di Anjungan Jateng maupun nanti di pesta-pesta rakyat di Kabupaten Pemalang. Kita akan gairahkan budaya-budaya daerah kita,” pungkas Wabup.
Dengan tampilnya tim duta seni dan budaya dari Kabupaten Pemalang di TMII, harapanya pentas tersebut benar-benar bisa membawa nama Kabupaten Pemalang menjadi besar bahkan bisa mendunia.
Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, KRT Dr Leles Sudarmanto MM, MBA dalam sambutannya mengapresiasi Duta Seni Kabupaten Pemalang yang hari ini tampil di Anjungan Jawa Tengah TMII, dan Paguyuban Jawa Tengah terus mendukung kegiatan Duta Seni seperti ini, dengan selalu menghadirkan warga perantau asal Jawa Tengah, dan hari ini khususnya warga perantau asal Pemalang.
Pergelaran seni budaya ini juga sarana mempromosikan Potensi Daerah, baik sektor PARIWISATA, BUDAYA juga UKM , dan kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat perantauan bisa terus ditingkatkan, dimana produk Pemalang cukup banyak dan salah satunya adalah buah Nanas.
Bagaimana kedepan masyarakat perantau bisa turut memasarkan nanas ke Jakarta dan sekitarnya, kalau perlu masuk Pasar Induk Kramat jati, sehingga harga nanas bisa bagus dan para petaninya Sejahtera, harapnya.



















