RAKYATNASIONAL.COM
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Senin | 22 Juni 2015 | 16:03:23 WIB

POLITIK

Rencana TNI AL beli heli anti-kapal selam jadi perhatian dunia

REDAKSI - RAKYATNASIONAL.COM
Rencana TNI AL beli heli anti-kapal selam jadi perhatian dunia
RAKYATNASIONAL.COM,- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) segera memperkuat pertahanan perairan dengan mendatangkan helikopter anti-kapal selam. Sebanyak 11 unit heli canggih ini akan dibeli dari perusahaan penerbangan Airbus. Rencana pembelian ini rupanya mulai menjadi perhatian internasional. Sejumlah media menganggap pembelian ini dapat meningkatkan kemampuan militer Indonesia dari ancaman bawah laut. "Skuadron penerbangan, bernama Skuadron Udara 100, akan dibangun untuk memberi dukungan operasional terhadap armada baru 11 heli anti-kapalselam berupa AS-565 MBe Panther," demikian ditulis thediplomat, Minggu (21/6). Tidak ada tanggal yang pasti skuadron ini akan mulai beroperasi. Namun, sesuai keterangan dari sejumlah pihak di TNI AL, media ini memperkirakan skuadron akan dimulai saat Panther pertama diterima. Sehingga, unit ini akan terbentuk awal tahun depan. "Panter ini telah menjadi satu dari platform antikapal selam ringan/menengah terbaik di dunia, di mana terdapat sistem ASW terkini serta kemampuannya untuk dioperasikan dari kapal korvet maupun frigat kecil," sahut Kepala Regional Asia Tenggara dan Pasifik, Philippe Monteux di Airbus. Diperkirakan, heli canggih ini akan diterima secara keseluruhan pada akhir 2017 mendatang. Skadron yang ditugasi untuk mengoperasikannya akan ditempatkan di Lanud Juanda, Surabaya. Helikopter ini akan dioperasikan untuk kapal korvet SIGMA 10514 dan korver kelas Bung Tomo. Sebagai perlengkapannya, heli AS-565 Panther akan dipasangi torpedo ASW Raytheon Mk 46 atau Whitehead A.244/S lightweight, dan termasuk sonar DS-100 helicopter long-range active sonar (HELRAS). DS-100 merupakan jenis sonar versi 1.38 kHz dari AQS-18A yang lebih populer. Alat ini mampu mendeteksi benda hingga kedalaman 500 menter untuk pemantauan dan pencarian bawah laut. Dengan resolusi proses dopler dan denyut yang panjang, bisa mendeteksi kapal selam meski melaju dengan kecepatan sangat rendah. Bersama L-3, DS-100 bisa dipakai untuk mendeteksi, menetapkan target dan meluncurkan senjata terhadap target kapal selam di kedalaman atau perairan dangkal.
News Update
  • INSPEKTUR BAKAMLA RI TINJAU KANTOR ZONA MARITIM TIMUR

    LIPUTAN KHUSUS | 17 Februari 2018 | 13:44 WIBINSPEKTUR BAKAMLA RI TINJAU KANTOR ZONA MARITIM TIMUR Ambon. Kepala Inspektorat Bakamla RI bersama Kepala Zona Maritim Timur, mendampingi Tim Badan Pengawasan Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan
  • Sestama Bakamla RI Hadiri Rakor Revitalisasi Bakamla RI

    NASIONAL | 16 Februari 2018 | 14:21 WIBSestama Bakamla RI Hadiri Rakor Revitalisasi Bakamla RI Jakarta, 16 Februari 2018 (Humas Bakamla RI) Sestama Bakamla RI Marsda TNI Widiantoro, M.B.A. menghadiri Rapat Koordinasi Revitalisasi
  • Kevin Kahuni Artis Cilik Rayakan Imlex Bersama Keluarga

    LIFESTYLE | 16 Februari 2018 | 13:41 WIBKevin Kahuni Artis Cilik Rayakan Imlex Bersama Keluarga   Meski masih duduk di bangku kelas 6 SD Dibilangan Citra 3 Taman Palm Cengkareng, namun Kevin Kahuni sudah banyak berkiprah di dunia