RAKYATNASIONAL.COM
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Senin | 02 Maret 2015 | 12:28:22 WIB

EKONOMI

Berhemat Waktu dengan e-Billing

REDAKSI - RAKYATNASIONAL.COM
Berhemat Waktu dengan e-Billing
RAKYATNASIONAL.COM,- Pembayaran transaksi dengan sistem e-Billing yang diterapkan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) sangat membantu kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok. Dengan e-Billing, antrian di loket manual JICT berkurang, sehingga memberikan dampak efisiensi waktu, sumber daya manusia, dan meminimalisir kontak langsung dengan petugas. Menurut Indhira Gita Lestari, Corporate Affairs Manager JITC, sejak diluncurkan pada 2013 lalu, progress cukup baik meski tidak terlalu signifikan. Hal ini disebabkan masih banyak pengguna jasa yang lebih suka melakukan transaksi secara manual. "Namun JICT selalu berupaya menambah inovasi-inovasi baru untuk menambah daya minat pengguna jasa dalam memakai e-billing ini," katanya. Sistem e-Billing atau Electronic Billing adalah sistem transaksi financial dari JICT untuk memberikan kemudahan bertransaksi melalui akses Internet dan ATM, yang secara langsung terhubung dengan bea cukai dan perusahaan pelayaran. Sistem ini dibuat perusahaan yang melayani bongkar muat petikemas baik ekspor maupun impor di Pelabuhan Tanjung Priok ini melalui kerja sama dengan Bank Mandiri, yang berperan memberikan channel pembayaran secara elektronik yang terhubung dengan sistem e-Billing. Dengan memperoleh nomor proforma dari e-Billing JICT, para pengguna jasa bisa langsung membayar kewajibannya melalui Mandiri Cash Management, Mandiri Internet Banking, ATM Mandiri, serta Mobile Banking Mandiri. Berdasarkan data, arus petikemas di terminal JICT terus mengalami peningkatan, dari 2,01 juta Teus pada 2013 menjadi 2,35 juta Teus pada 2014 atau meningkat sekitar 17 persen. Hal ini berarti potensi untuk memasarkan e-Billing kepada pengguna jasa JICT masih besar. Data Bank Mandiri tahun 2014 menunjukkan jumlah transaksi layanan petikemas melalui e-channel Bank Mandiri, khususnya di JICT Tanjung Priok, naik 225 persen dibanding 2013.
News Update