RAKYATNASIONAL.COM
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Selasa | 24 Februari 2015 | 10:58:56 WIB

HUKUM

Bocorkan Rekening Gendut BG, Yunus Husein Terancam Jadi Tersangka

REDAKSI - RAKYATNASIONAL.COM
Bocorkan Rekening Gendut BG, Yunus Husein Terancam Jadi Tersangka
RAKYATNASIONAL.COM,- Mantan Kepala Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan Yunus Husein sudah bertemu dengan Tim Kuasa Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengantisipasi penetapan tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian. Yunus dilaporkan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia Fauzan Rachman atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka kasus gratifikasi. "Semalam sekitar 20 pengacara berkumpul dengan Yunus Husein,: kata Kuasa Hukum KPK Nursyahbani Katjasungkana saat dihubungi, Selasa, 24 Februari 2015. Yunus hadir saat tim kuasa hukum KPK tengah membahas persiapan pemeriksaan terhadap Bambang Widjojanto di Mabes Polri dan Abraham Samad di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat. Bambang dituduh merekayasa keterangan palsu pada saksi di Mahkamah Konstitusi, sedangkan Samad dituduh membantu Feriyani Lim memalsukan identitas. "Ketiga-tiganya sama, semua rekayasa kasus dan kriminalisasi," kata Nursyahbani. Dalam laporan TBL/38/I/2015/Bareskrim, nama Yunus masuk sebagai terlapor bersama Bambang Widjojanto dan Abraham Samad. Saat Presiden Joko Widodo mengajukan Budi sebagai calon kapolri, Yunus sempat membuat gempar melalui di media sosial Twitter. Melalui akun pribadi, ia berkicau Budi adalah salah satu calon menteri yang mendapat rapor merah saat pembentukan Kabinet Kerja. Bambang dan Samad dituduh menyalahgunakan wewenang, sedangkan Yunus dituduh membocorkan rahasia negara. Proses kriminalisasi memang terus terjadi oleh Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso sebagai perlawanan pasca penetapan tersangka pada Budi Gunawan. Seluruh pimpinan KPK secara tiba-tiba dan hampir bersamaan dilaporkan melakukan pelanggaran kriminal. "Kita semalam mencoba mendalami apa yang dimaksud dengan membocorkan rahasia negara dari Yunus," kata Nursyahbani. Bambang dan Samad telah menjadi tersangka dan harus nonaktif sebagai pimpinan KPK. Jokowi kemudian menunjuk tiga pejabat pelaksana tugas untuk mencegah vakum. Tak hanya pimpinan, penyidik dan mantan Deputi Pencegahan KPK Johan Budi juga terancam menjadi tersangka.(Tempo) - See more at: http://frontroll.com/read-12251-bocorkan-rekening-gendut-bg-yunus-husein-terancam-jadi-tersangka.html#sthash.qJvmvxxq.dpuf
News Update