RAKYATNASIONAL.COM
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Kamis | 20 November 2014 | 19:12:52 WIB

HUKUM

Disebut "Titipan" Surya Paloh, Ini Kata Jaksa Agung Baru

REDAKSI - RAKYATNASIONAL.COM
Disebut
RAKYATNASIONAL.COM,- Presiden Joko Widodo telah menunjuk HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung. Sebagaimana diketahui, HM Prasetyo merupakan mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum yang kini banting stir menjadi politisi dan terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2014-2016 dari Partai Nasdem. Ditunjuknya HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung memunculkan spekulasi bahwa dia adalah "titipan" Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Kondisi itu makin diperkuat setelah pada Rabu kemarin, Surya menemui Jokowi di Istana Negara. [Baca: Temui Jokowi di Istana, Surya Paloh Bahas Gejolak Kenaikan BBM] Mengenai hal ini, HM Prasetyo meminta agar publik tidak buru-buru menghakimi Surya Paloh. Menurut dia, publik boleh saja menduga yang tidak-tidak, tapi semua orang tahu siapa sebenarnya Surya Paloh. "Track recordnya seperti apa beliau tidak mungkin sembarangan," kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Kamis 20 November 2014. HM Prasetyo mengaku saat ini dia sudah berhenti dari keanggotaan Partai Nasdem, sehingga dia bisa fokus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara. "Ketika bangsa memanggil maka semua kepentingan lain, pribadi kelompok dan golongan harus ditinggalkan," ujar dia. Mantan Jampidum itu tak ingin berpolemik dengan anggapan bahwa dia adalah "titipan" partai. Bagi dia, semua pihak nanti bisa menilai apa yang bisa dia kerjakan untuk Kejaksaan Agung. "Biar nanti orang membuktikan. Saya akan menyelesaikan tugas dengan khusnul kotimah," tegasnya. HM Prasetyo telah resmi dilantik menjadi Jaksa Agung oleh Presiden Joko Widodo hari ini di Istana Negara, Jakarta. Dia dilantik menjadi Jaksa Agung berdasarkan Keputusan Presiden no 131 Tahun 2014 tentang Jaksa Agung. Keputusan ini berlaku sejak pelantikan. Dalam sumpahnya, HM Prasetyo bersumpah tidak akan memberikan atau menjanjikan dan memberikan sesuatu kepada siapapun juga. Dia juga berjanji dalam melaksanakan tugasnya tidak akan menerima janji atau menerima pemberian.
News Update