RAKYATNASIONAL.COM
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Rabu | 19 November 2014 | 18:35:15 WIB

LIPUTAN KHUSUS

Narkoba Ancaman Bagi Semua Profesi

REDAKSI - RAKYATNASIONAL.COM
Narkoba Ancaman Bagi Semua Profesi
RAKYATNASIONAL.COM,- Musakkir, seorang guru besar perguruan tinggi di Makassar tertangkap tangan mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Bahkan, dia kedapatan berpesta sabu-sabu bersama dua mahasiswi dan satu dosen lainnya oleh polisi di salah satu hotel di Makassar.Penangkapan itu membuktikan bahwa tidak satupun profesi yang terbebas dari ancaman zat adiktif tersebut. Direktur Diseminasi Informasi, Deputi Bidang Pencegahan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Gun Gun Siswadi menerangkan, narkoba kini tidak mengenal jenis kelamin, usia, maupun profesi seseorang. "Ancaman narkoba ini jauh lebih berbahaya daripada korupsi dan terorisme, selain sasaran dari narkoba tersebut tapi juga efeknya yang ditimbulkan yang dahsyat yaitu menghancurkan generasi bangsa," kata Gun Gun saat diskusi dengan relawan PMI se-Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2014). Dia pun mengingatkan, agar seseorang tidak coba-coba menggunakan narkoba, karena dapat ketagihan atau kecanduan. "Jika sudah kecanduan lama-lama dapat terserang penyakit seperti HIV/AIDS dan hepatitis dimana berakhir pada kematian." tegas Gun Gun. Oleh karena itu, lanjut Gun-Gun hindari segala bentuk penyalahgunaan narkoba jika tidak ingin mati sia-sia. "Para pecandu narkoba ini tidak bisa sembuh walaupun sudah direhabilitasi, yang ada hanyalah pulih di mana sewaktu-waktu dapat kambuh kembali," tambahnya. Hal senada diungkapkan, dr Erizal Kurnia Agung, pengurus PMI Jakarta Pusat Bidang Pelayanan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana. Menurut dia, narkoba memang harus dihindari karena efeknya yang dapat merusak otak. "Tuhan telah menciptakan tengkorak untuk menghindari kerusakan pada otak akibat benturan, namun justru narkoba yang merusaknya dari dalam tubuh. Jadi hindari narkoba jika ingin otaknya tidak rusak," terang Erizal. Upaya pencegahan yang dilakukan oleh BNN tidak bisa berhasil tanpa bantuan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat. Sebab, kunci keberhasilan pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah adanya kerjasama lintas sektoral dan PMI siap membantu BNN melakukan berbagai upaya pencegahan. "Banyak warga yang menutupi anggota keluarganya yang sudah jelas terindikasi memakai narkoba karena kurangnya informasi yang mereka peroleh. Jadi perlu ditingkatkan sosialisasi ke masyarakat," kata Erizal.
News Update