RAKYATNASIONAL.COM
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Kamis | 06 Februari 2020 10:09:06 WIB

DAERAH

2OTH JALAN TANAH BERLUMPUR, WARGA CIBODAS DAN SUKANEGARA JONGGOL MINTA PERHATIAN PEMERINTAH

REDAKSI - RAKYATNASIONAL.COM
2OTH JALAN TANAH BERLUMPUR, WARGA CIBODAS DAN SUKANEGARA JONGGOL MINTA PERHATIAN PEMERINTAH
RAKYATNASIONAL.COM,- 2OTH JALAN TANAH BERLUMPUR, WARGA CIBODAS DAN SUKANEGARA JONGGOL MINTA PERHATIAN PEMERINTAH

Ditengah gencarnya pemerintah Pusat membangun infrastuktur Transportasi Darat, Laut dan Udara, ternyata wilayah yang tidak jauh dengan Ibukota, yaitu Kabupaten Bogor, masyarakat Desa Sukanegara /dayeh dan Desa Cibodas Kecamatan Jonggol tiap hari harus bergelut dengan lumpur untuk membawa hasil perkebunan mereka ke pasar atau aktifitas lainnya, karena jalan akses di kedua desa tersebut masih berbentuk tanah liat, yang sangat sulit dilewati saat musim hujan.

Akses jalan tersebut sebenarnya jalan menghubungkan wilayah satu dengan wilayah lain, jadi jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten, yang menjadi tanggungjawab Dinas PU Kabupaten Bogor, namun mungkin karena jauh dari Pemerintah Kabupaten sehingga kurang diperhatikan Dinas PU Kabupaten Bogor, padahal Wilayah Jonggol merupakan Wilayah Pengembangan karena sebagai Penopang Ibukota Jakarta, yang lokasinya di Selatan Jakarta, dan strategis pengembangan Perumahan, Pariwisata hingga Industri, hal tersebut diungkapkan KP Norman Hadinegoro, Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (PERNUSA) Rabu 5 Pebruari 2020 disela acara Silaturahmi dengan Lurah Ahmad Yani, Desa Sukanegara bersama tokoh masyarakat Sunda lainnya.

KP Norman mengaku prihatin, dengan kondisi jalan dua desa ini, yang terletak di kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, apalagi Desa Cibodas jika ingin ke desa Sukanegara harus mutar lebih dahulu kekacamatan Jonggol, dengan jarak tempuh 14 km. padahal seharusnya bisa ditempuh dengan cepat jika jalan tersebut layak dilewati, untuk membawa hasil alam warga kedua desa tersebut sangat kesulitan, saya tidak tau apa pemikiran pejabat Kabupaten Bogor, sehingga warga sudah mengajukan perbaikan, hingga 20 tahun lebih masih berbentuk tanah, dan tidak pernah tersentuh program Pemerintah Daerah apalagi Pemerintah Pusat, seharusnya Dinas Pekerjaan Umum tidak hanya memikirkan wilayah Bogor Barat saja, namun Bogor Timur juga harus diperhatikan, mereka semua warga Kabupaten Bogor, tegasnya.

Pembangunan Kabupaten Bogor seharusnya bisa seimbang, Kecamatan Jonggol memiliki prospek yang baik untuk menopang Ibukota Jakarta, apalagi Pemerintah Pusat sudah menekan pembangunan Gedung di Jakarta, demikian juga wilayah Puncak Bogor sudah sangat kronis dengan maraknya pembangunan Villa Beton yang mengakibatkan Banjir, karena merusak ekosistem yang struktur tanahnya tidak bisa lagi menyerap air hujan, dan menyebabkan wilayah Bogor, Depok hingga Jakarta selalu Banjir saat Bogor Hujan sedang hingga lebat, inilah seharusnya Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten Bogor untuk mengalihkan pembangunan ke Wilayah Jonggol, Pemekaran Kabupaten Bogor jangan hanya wacana, namun harus benar-benar diprogramkan dengan baik, pinta KP Norman.

Diakuinya sewaktu jamannya Lurah Subki Sukanegara tahun 1919, pernah mengundang para pemilik tanah untuk bergotong-royong membuat jalan baru untuk masyarakat dua Desa, dari kampung Paledang Sukanegara menuju ke Desa Cibodas dengan jarak 3 KM. Norman salah satu pemilik tanah yang perbatasan dengan Desa Cibodas berinisiatif membuka jalan Desa dengan 80 persen dibiayai sendiri untuk membuatkan 4 jambatan permanen dan jalan tembus dikerjakan dengan peralatan berat, hingga mengorbankan tanah untuk fasilitas umum yaitu jalan.

Desa Cibodas salah satu Desa tertinggal, masyarakatnya menjual hasil pertanian lebih dekat memasarkan hasil buminya ke pasar Dayeh Desa Sukanegara hanya berjarak 3 km termasuk Puskesmas desa Cibodas ada di Desa Sukanegara. Sudah 20 tahun jalan tembus Desa Sukanegara ke Desa Cibodas belum ada tanda tanda inisiatif Pemda Bogor untuk memberikan fasilitas infrastruktur jalan Desa, yang ada hanya janji dari tahun ketahun.

Norman yang dikenal Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara berkenan bersilaturahmi dengan Lurah Ahmad Yani Desa Sukanegara bersama tokoh masyarakat berjanji segera mewujudkan perbaikan jalan tembus Desa mengingat di Eranya Presiden Jokowi sangat memperhatikan fasilitas infrastruktur jalan yang layak. Di Era Presiden Jokowi setiap Desa mendapat bantuan Pemerintah. Semoga tahun 2020 jalan alternatif dari Desa Sukanegara ke Desa Cibodas terwujud. (Red).
News Update